Skip to main content

follow us

Mungkin anda termasuk orang yang sibuk dengan pekerjaan anda sehingga waktu tidur menjadi lebih sedikit. Seperti yang kita ketahui, kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Bagaimana cara mengatasi kurang tidur dihari kerja sehingga resiko gangguan kesehatan tubuh?.
Menurut ahli kesehatan, waktu tidur yang baik adalah 7 sampai 8 jam per hari. Namun tidak bisa kita pungkiri terasa sulit untuk bisa mengikuti anjuran tersebut. Faktor pekerjaan, stress, sibuk main game sampai lupa waktu menjadi salah satu penyebab berkurangnya waktu tidur.
Tentu saja kebiasaan tersebut mendorong seseorang mengalami gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa gangguan kesehatan yang serinh tidak kita sadari. Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang merupakan dampak negatif akibat kurang tidur :
1. Terganggunya kemampuan darah menyerap oksigen.
Bisa kita lihat pada beberapa orang yang kurang tidur seperti muka lebih pucat dan sering menguap ngantuk. Itu disebabkan karena darah tidak mampu menyerap oksigen dengan sempurna. Tentu saja, jika hal tersebut berkelanjutan akan menyebabkan penyakit.
2. Tidak mampu mengendalikan emosi
Orang yang kurang tidur akan sulit mengendalikan emosi. Mereka akan lebih peka perasaannya ketimbang logika. Wajar saja, secara otak membutuhkan suplai oksigen dalam darah dan ketika darah terganggu daya serap oksigennya maka suplai oksigen ke otak pun akan terganggu. Gangguan tersebut menyebabkan ketidakstabilan dalam menguasai emosi. 
Bisa jadi orang yang cepat tidur akan lebih cepat marah atau mungkin juga cepat sensitif atau mudah tersinggung. Cukup beresiko juga ya kalau kita kurang tidur.
3. Gangguan metabolisme pencernaan.
Kurang nafsu makan menjadi ciri utama gangguan pencernaan. Kita bisa rasakan sendiri kalau kurang tidur, boro-boro pengen makan yang ada juga lemes melulu.
Jika hal tersebut berkelanjutan maka siap-siap saja terkena penyakit pada sistem pencernaan seperti tifus atau maag.
3. Gangguan pada sistem kardiovaskuler.
Yang kurang tidur biasanya detak jantungnya lebih cepat ketimbang waktu tidur yang tercukupi. Wajar hal tersebut terjadi karena memang jantung kita yang memompa darah dan disalurkan kesemua tubuh. Detak jantung akan lebih cepat dan ini gak baik untuk kesehatan jantung.
Jika kita memang termasuk susah mencukupi waktu tidur yang baik, ternyata bisa disiasati dengan menambah waktu tidur diweekend atau waktu libur. Baru-baru ini, ada penelitian yang sudah dimuat di Jurnal Of Sleep Reseach bahwa dampak negatif akibat kurang waktu tidur bisa diatasi dengan menambah jam tidur diweeken atau waktu libur.
"Tampaknya pendek waktu tidur dihari kerja dapat dimaafkan dengan kompensasi menambah waktu tidur diakhir pekan" kata penulis studi terkemuka Torbjorn Akerstedt, Profesor Psikologi Karolinska Institute(saya kutip dari media online health).
Meskipun terasa realistis tapi tetap saja kurang meyakinkan ya apa iya kurang waktu tidur bisa dikompensasi di akhir pekan. Kesehatan tubuh bukanlah matematika yang bisa ditambah atau dikurangi. Karena kompensasi memperpanjang atau menambah waktu tidur seperti sebuah keterlambatan setelah sel-sel tubuh mengalami gangguan dari dampak negatif kurang waktu tidur.
Sebetulnya apa si manfaat tidur bagi kesehatan tubuh?
Tidur bukan sekedar rutinitas yang perlu dijalani. Lebih dari itu, tidur memiliki manfaat terhadap kesehatan tubuh seperti :
1. Kulit tampak segar.
Waktu tidur yang tercukupi akan memberikan dampak positif bagi kesehatan kulit. Seperti yang kita ketahui, salah satu fungsi tidur adalah meregenerasi sel-sel tubuh. 
2. Terhindar dari resiko penyakit jantung.
Meskipun bukan satu-satunya cara untuk mengindari terkena penyakit jantung, tetap saja waktu tidur yang cukup memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.
3. Mood tetap stabil.
Mood yang stabil dibutuhkan untuk tetap bisa fokus pada pekerjaan. Tentu, untuk mendapatkan mood yang stabil harus tercukupi waktu tidur. Dan masih banyak lagi manfaat tidur lainnya.
Ternyata tidur bukan hal sepele ya, ada banyak manfaat sampai dampak pada kesehatan tubuh. Perlu diketahui, tulisan ini bukan tulisan ilmiah hanya bersifat pengetahuan populer saja. Jika ingin memperdalam tentang kesehatan tidur bisa mencari buku-buku referensi. Semoga tulisan ini membantu mengingat kembali tentang peranan tidur bagi kesehatan.

Lanjut Baca:

Oldest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar